Dr. Marniati., M.Kes

Rector of Ubudiyah Indonesia University

Chairman of IKAWAPI

Owner of Twins Caffe Culinary

Researcher & Scientist

Dr. Marniati., M.Kes

Rector of Ubudiyah Indonesia University

Chairman of IKAWAPI

Owner of Twins Caffe Culinary

Researcher & Scientist

Blog Post

SUKSES DI PENDIDIKAN, UBUDIYAH GROUP RAMBAH DUNIA PENERBANGAN

21 Juli 2017 News
SUKSES  DI PENDIDIKAN,  UBUDIYAH GROUP RAMBAH DUNIA PENERBANGAN

mendirikan kampus Universitas Ubudiyah Indonesia, kini Ubudiyah Group merambah ke bisnis lainnya. Kali ini Ubudiyah Group masuk ke bisnis penerbangan dengan mendirikan PT Ubudiyah Flying. Bekerja sama dengan PT Bumi Aviation, kedua perusahaan ini mengandeng maskapai penerbangan Sriwijaya Air.

Ubudiyah  Group yang dipimpin pasangan suami-istri Dedi Zefrizal dan Marniati mengambil rute penerbangan Aceh- Penang,  Penang-Aceh,  serta Aceh-Medan-Jakarta  yang diagendakan launching pada bulan September mendatang.

Direktur PT Ubudiyah Flying Marniati mengatakan proses kerja sama hingga kini sudah mencapai 99, dimana perjanjian kolaborasi antara Bumi Aviation Sdn.Bhd dan PT.Ubudiyah Flying untuk penerbangan rute baru pesawat Sriwijaya Air Boeing 737-800.

“Insyaallah terbang perdana pada bulan September 2017. Tujuan utama selain menerbangkan penumpang, juga sekaligus memfokuskan untuk membawa cargo hasil alam Aceh ke Malaysia, dan barang import dari Malaysia ke Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda,” kata Marniati kepada AJNN, Jumat (21/7).

Selain itu, kata Marniati, perusahaan grup TH Hotel Kedah, Malaysia juga dapat memberi impak yang besar untuk pertubuhan ekonomi Aceh, dan dapat membantu petani dan nelayan Aceh kedepan untuk menjadi lebih maju.

“Pembukaan rute baru ini juga karenaantusias masyarakat Penang berkunjung ke Aceh semakin tinggi akhir-akhir ini dan juga  sebaliknya,  masyarakat Aceh  yang  ke  Penang  juga mengalami perkembangan yang pesat. Insyallah ini bisa menjadi alternatif maskapai penerbangan pilihan bagi masyarakat Aceh pada khsususnya,” jelas Marniati yang juga Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia.

Ia menjelaskan dalam penerbangan, pihaknya tidak hanya fokus pada penumpang, tetapi juga sebagai alternatif media export hasil perikanan, pertanian dan perkebunan untuk dikirim langsung ke Malaysia.

“Sehingga kita tidak tergantung hanya pada pasar Sumatra Utara. Kami berharap ini akan menjadi peluang bagi petani dan nelayan Aceh yang akan mengirimkan barang keluar negeri, kita berharap dengan harga beli yang lebih tinggi dapat menumbuhkan  ekonomi Aceh  kembali  dibidang  tersebut,” harapnya.

Sementara  itu,  perwakilan  PT Bumi Aviation  Encek Abdul Wahap mengungkapkan persiapan rute penerbangan tersebut sudah hampir selesai. Selanjutnya hanya membutuhkan beberapa  langkah  kerjasama  dengan Angkasa  Pura Aceh dalam proses peresmian penerbangan perdana.

“Kami merasa bangga dapat membantu masyarakat Aceh, karena Aceh dan Malaysia merupakan saudara sedarah dan serumpun,” kata Encek Abdul Wahap.

Write a comment