Dr. Marniati., M.Kes

Rector of Ubudiyah Indonesia University

Chairman of IKAWAPI

Owner of Twins Caffe Culinary

Researcher & Scientist

Dr. Marniati., M.Kes

Rector of Ubudiyah Indonesia University

Chairman of IKAWAPI

Owner of Twins Caffe Culinary

Researcher & Scientist

Blog Post

Marniati Srikandi Pendidikan dari Aceh

30 September 2016 News
Marniati Srikandi Pendidikan dari Aceh

Banda Aceh, 30 September 2016 – Berapa banyak orang tua yang tidak beruntung, yang tidak memiliki kemampuan untuk menyekolahkan anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi, karena kesulitan lapangan kerja, ketidakadilan pemerintah, sehingga anaknya harus berhenti belajar, mareka butuh uluran tangan kita, butuh kasih sayang kita, butuh bantuan agar mareka dapat melanjutkan masa depan nya, namun apakah semua orang dapat mendengar “jeritan mareka, tangisan mareka, teriakan mareka, lihatlah aku, bantulah aku, sinari aku, aku ingin seperti yang lainnya”.

Tapi tidak semua orang mampu mendengar, melihat bahkan menolong, anak- anak yang tidak beruntung itu.

Tidak banyak orang yang peka akan kesulitan orang lain, tidak banyak orang yang peduli akan kesedihan orang lain, tidak semua orang memiliki hati yang tulus dan ikhlas dalam menolong orang lain.

Prof. Adjunct.Marniati M.Kes yang tidak asing dipanggil “Ibu Ani atau sebutan Bu Rektor” adalah pahlawan bagi mareka, salah satu wanita yang begitu peka, peduli, menyanyangi dan melindungi anak-anak yang putus pendidikan di jenjang pendidikan tinggi, begitu luas kesempatan yang di buka bagi mareka yang menjerit, berteriak,   beliau mendengar dan menolong nya.

Bagi nya berbagi adalah satu kebahagian, satu kebebasan yang tidak dimiliki semua orang, hati nya begitu lembut dan ramah serta mudah bersahabat dengan siapa saja.

Beliau adalah ” SRIKANDI PENDIDIKAN ACEH UNTUK INDONESIA”.

Setiap tahunnya sejak tahun 2014 tidak pernah kurang dari

puluhan anak – anak yang tidak beruntung itu di datangi olehnya, di bantu dan diberikan masa depan dengan ilmu pendidikan, anak – anak mendapatkan beasiswa dari kemurahan hatinya.

“Puluhan senyuman ayah, ibu dan anak Aceh bagi saya adalah kebahagian yang tak dapat dibeli dimana pun, saya pahami bahwa pendidikan jalan pintas membunuh kemiskinan, betapa banyak anak- anak yang terselamatkan karena pendidikan, betapa banyak orang yang mengubah hidupnya karena pendidikan”.

Karena  itulah milyaran rupiah  yang  harus  di  keluarkan olehnya untuk beasiswa pendidikan lanjut ke perguruan tinggi sampai dengan Sarjana di Universitas Ubudiyah Indonesia, dengan anggaran 35 juta per mahasiswa dari mendaftar hingga dengan selesai Sarjana, sudah 3 tahun hingga tahun ini , anggaran yang di keluarkan mencapai lebih kurang 2 milyar.

Banyak anak yang tadi nya banyak yang tidak ingin melanjutkan sekolah, beliau berhasil mengubah pola pikir masyarakat sekitarnya.

Di seputaran kampusnya Gampong Tibang Banda Aceh, banyak anak yang putus sekolah dan ingin melaut demi mencari uang, beliau memberi contoh tanpa lelah hingga pada akhir nya anak – anak tersebut sadar akan penting nya pendidikan.

Banyak wanita yang diperkerjakan sebagai cleaning sevice di Kampus yang dipimpinnya dan anak- anak nya di sekolahkan hingga Sarjana.

Sungguh beliau layak di nobatkan sebagai “SRIKANDI PENDIDIKAN UNTUK INDONESIA DARI ACEH”.

Write a comment